Sabtu, 20 Mei 2017

QUIZ





1.      1. Sebutkan sifat-sifat partikel koloid ?
2.      2. Apa yang dimaksud dengan dialisis ?
3.      3. Sebutkan sifat sistem koloid, beserta penjelasannya ?
4.      4. Apa yang dimaksud dengan efek tyndall ?
5.      5. Apa perbedaan suspensi dan koloid menurut anda ?



8 komentar:

  1. menurut saya
    1. Sifat-sifat partikel koloid, antara lain:
    1.Dapat menyerap melalui permukaan (adsorpsi)
    2.Dapat menghamburkan cahaya (efek Tyndall)
    3.Dapat bergerak zig-zag (gerak Brown)
    4.Bermuatan (+) dan (–)

    2.Dialisis adalah Proses pemurnian koloid, yaitu dengan cara mengalirkannya pada selaput semipermeabel, lalu ion-ion pengotor akan terbawa dengan air dan terpisah dari koloid.

    3.•Efek Tyndall: efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid.
    •Gerak Brown: gerak zig-zag partikel koloid akibat tumbukan antar partikel koloid. Sifat inilah yang membuat koloid tidak mengendap.
    •Adsorpsi: penyerapan ion pada permukaan koloid sehingga koloid menjadi bermuatan.
    •Koagulasi: penggumpalan partikel koloid karena adanya penambahan zat kimia, pengadukan, atau muatan yang berlawanan.
    •Elektroforesis: pergerakan partikel koloid bermuatan akibat adanya medan listrik.
    •Dialisis: pemurnian koloid dari partikel pengotor yang dapat menggganggu kestabilan koloid.

    4. Efek Tyndall: efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid.

    5.•Ukuran partikel koloid lebih kecil (1 – 100 nm) dari suspensi (> 100).
    •Sistem koloid bersifat homogen secara makroskopis, sedangkan suspensi heterogen.
    •Sistem koloid lebih stabil, sedangkan suspensi tidak stabil.

    BalasHapus
  2. Assalamualaikum pak, saya akan mencoba menjawab pertanyaan yg bapak berikan

    1. Sifat-sifat partikel koloid, antara lain:
    -Dapat menyerap melalui permukaan (adsorpsi)
    -Dapat menghamburkan cahaya (efek Tyndall)
    -Dapat bergerak zig-zag (gerak Brown)
    -Bermuatan (+) dan (–)

    2.Dialisis adalah Proses pemurnian koloid, yaitu dengan cara mengalirkannya pada selaput semipermeabel, lalu ion-ion pengotor akan terbawa dengan air dan terpisah dari koloid.

    3.-Efek Tyndall: efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid.
    -Gerak Brown: gerak zig-zag partikel koloid akibat tumbukan antar partikel koloid. Sifat inilah yang membuat koloid tidak mengendap.
    -Adsorpsi: penyerapan ion pada permukaan koloid sehingga koloid menjadi bermuatan.
    -Koagulasi: penggumpalan partikel koloid karena adanya penambahan zat kimia, pengadukan, atau muatan yang berlawanan.
    -Elektroforesis: pergerakan partikel koloid bermuatan akibat adanya medan listrik.

    4. Efek Tyndall: efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid.

    5.-Ukuran partikel koloid lebih kecil (1 – 100 nm) dari suspensi (> 100).
    -Sistem koloid bersifat homogen secara makroskopis, sedangkan suspensi heterogen.
    -Sistem koloid lebih stabil, sedangkan suspensi tidak stabil.
    Terima kasih

    BalasHapus
  3. 1. Sifat-sifat partikel koloid, antara lain:
    a.Dapat menyerap melalui permukaan (adsorpsi)
    b.Dapat menghamburkan cahaya (efek Tyndall)
    c.Dapat bergerak zig-zag (gerak Brown)
    d.Bermuatan (+) dan (–)

    2.Dialisis adalah Proses pemurnian koloid, yaitu dengan cara mengalirkannya pada selaput semipermeabel, lalu ion-ion pengotor akan terbawa dengan air dan terpisah dari koloid.

    3.•Efek Tyndall: efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid.
    •Gerak Brown: gerak zig-zag partikel koloid akibat tumbukan antar partikel koloid. Sifat inilah yang membuat koloid tidak mengendap.
    •Adsorpsi: penyerapan ion pada permukaan koloid sehingga koloid menjadi bermuatan.
    •Koagulasi: penggumpalan partikel koloid karena adanya penambahan zat kimia, pengadukan, atau muatan yang berlawanan.
    •Elektroforesis: pergerakan partikel koloid bermuatan akibat adanya medan listrik.
    •Dialisis: pemurnian koloid dari partikel pengotor yang dapat menggganggu kestabilan koloid.

    4. Efek Tyndall: efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid.

    5.•Ukuran partikel koloid lebih kecil (1 – 100 nm) dari suspensi (> 100).
    •Sistem koloid bersifat homogen secara makroskopis, sedangkan suspensi heterogen.
    •Sistem koloid lebih stabil, sedangkan suspensi tidak stabil.

    BalasHapus
  4. assalamualaikum, maaf saya terlambat untuk menjawab soal2 yang bapak berikan. Berikut jawaban dari saya :
    1. Sifat-sifat partikel koloid, antara lain:
    a.Dapat menyerap melalui permukaan (adsorpsi)
    b.Dapat menghamburkan cahaya (efek Tyndall)
    c.Dapat bergerak zig-zag (gerak Brown)
    d.Bermuatan (+) dan (–)

    2.Dialisis adalah Proses pemurnian koloid, yaitu dengan cara mengalirkannya pada selaput semipermeabel, lalu ion-ion pengotor akan terbawa dengan air dan terpisah dari koloid.

    3.•Efek Tyndall: efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid.
    •Gerak Brown: gerak zig-zag partikel koloid akibat tumbukan antar partikel koloid. Sifat inilah yang membuat koloid tidak mengendap.
    •Adsorpsi: penyerapan ion pada permukaan koloid sehingga koloid menjadi bermuatan.
    •Koagulasi: penggumpalan partikel koloid karena adanya penambahan zat kimia, pengadukan, atau muatan yang berlawanan.
    •Elektroforesis: pergerakan partikel koloid bermuatan akibat adanya medan listrik.
    •Dialisis: pemurnian koloid dari partikel pengotor yang dapat menggganggu kestabilan koloid.

    4. Efek Tyndall: efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid.

    5.•Ukuran partikel koloid lebih kecil (1 – 100 nm) dari suspensi (> 100).
    •Sistem koloid bersifat homogen secara makroskopis, sedangkan suspensi heterogen.
    •Sistem koloid lebih stabil, sedangkan suspensi tidak stabil.

    BalasHapus
  5. saya akan mencoba menjawab pertanyaan yg bapak berikan

    1. Sifat-sifat partikel koloid, antara lain:
    -Dapat menyerap melalui permukaan (adsorpsi)
    -Dapat menghamburkan cahaya (efek Tyndall)
    -Dapat bergerak zig-zag (gerak Brown)
    -Bermuatan (+) dan (–)

    2.Dialisis adalah Proses pemurnian koloid, yaitu dengan cara mengalirkannya pada selaput semipermeabel, lalu ion-ion pengotor akan terbawa dengan air dan terpisah dari koloid.

    3.-Efek Tyndall: efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid.
    -Gerak Brown: gerak zig-zag partikel koloid akibat tumbukan antar partikel koloid. Sifat inilah yang membuat koloid tidak mengendap.
    -Adsorpsi: penyerapan ion pada permukaan koloid sehingga koloid menjadi bermuatan.
    -Koagulasi: penggumpalan partikel koloid karena adanya penambahan zat kimia, pengadukan, atau muatan yang berlawanan.
    -Elektroforesis: pergerakan partikel koloid bermuatan akibat adanya medan listrik.

    4. Efek Tyndall: efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid.

    5.-Ukuran partikel koloid lebih kecil (1 – 100 nm) dari suspensi (> 100).
    -Sistem koloid bersifat homogen secara makroskopis, sedangkan suspensi heterogen.
    -Sistem koloid lebih stabil, sedangkan suspensi tidak stabil.

    BalasHapus
  6. assalmaualikum wr wb
    baiklah saya akan menjawab pertanyaan dari bapak
    1. Sifat-sifat partikel koloid, antara lain:
    -Dapat menyerap melalui permukaan (adsorpsi)
    -Dapat menghamburkan cahaya (efek Tyndall)
    -Dapat bergerak zig-zag (gerak Brown)
    -Bermuatan (+) dan (–)

    2.Dialisis adalah Proses pemurnian koloid, yaitu dengan cara mengalirkannya pada selaput semipermeabel, lalu ion-ion pengotor akan terbawa dengan air dan terpisah dari koloid.
    3.-Efek Tyndall: efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid.
    -Gerak Brown: gerak zig-zag partikel koloid akibat tumbukan antar partikel koloid. Sifat inilah yang membuat koloid tidak mengendap.
    -Adsorpsi: penyerapan ion pada permukaan koloid sehingga koloid menjadi bermuatan.
    -Koagulasi: penggumpalan partikel koloid karena adanya penambahan zat kimia, pengadukan, atau muatan yang berlawanan.
    -Elektroforesis: pergerakan partikel koloid bermuatan akibat adanya medan listrik.
    4. Efek Tyndall: efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid.
    5.-Ukuran partikel koloid lebih kecil (1 – 100 nm) dari suspensi (> 100).
    -Sistem koloid bersifat homogen secara makroskopis, sedangkan suspensi heterogen.
    -Sistem koloid lebih stabil, sedangkan suspensi tidak stabil.

    BalasHapus
  7. assalmaualikum wr wb
    baiklah saya akan menjawab pertanyaan dari bapak
    1. Sifat-sifat partikel koloid, antara lain:
    -Dapat menyerap melalui permukaan (adsorpsi)
    -Dapat menghamburkan cahaya (efek Tyndall)
    -Dapat bergerak zig-zag (gerak Brown)
    -Bermuatan (+) dan (–)

    2.Dialisis adalah Proses pemurnian koloid, yaitu dengan cara mengalirkannya pada selaput semipermeabel, lalu ion-ion pengotor akan terbawa dengan air dan terpisah dari koloid.
    3.-Efek Tyndall: efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid.
    -Gerak Brown: gerak zig-zag partikel koloid akibat tumbukan antar partikel koloid. Sifat inilah yang membuat koloid tidak mengendap.
    -Adsorpsi: penyerapan ion pada permukaan koloid sehingga koloid menjadi bermuatan.
    -Koagulasi: penggumpalan partikel koloid karena adanya penambahan zat kimia, pengadukan, atau muatan yang berlawanan.
    -Elektroforesis: pergerakan partikel koloid bermuatan akibat adanya medan listrik.
    4. Efek Tyndall: efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid.
    5.-Ukuran partikel koloid lebih kecil (1 – 100 nm) dari suspensi (> 100).
    -Sistem koloid bersifat homogen secara makroskopis, sedangkan suspensi heterogen.
    -Sistem koloid lebih stabil, sedangkan suspensi tidak stabil.

    BalasHapus
  8. assalmaualikum wr wb
    baiklah saya akan menjawab pertanyaan dari bapak
    1. Sifat-sifat partikel koloid, antara lain:
    -Dapat menyerap melalui permukaan (adsorpsi)
    -Dapat menghamburkan cahaya (efek Tyndall)
    -Dapat bergerak zig-zag (gerak Brown)
    -Bermuatan (+) dan (–)

    2.Dialisis adalah Proses pemurnian koloid, yaitu dengan cara mengalirkannya pada selaput semipermeabel, lalu ion-ion pengotor akan terbawa dengan air dan terpisah dari koloid.
    3.-Efek Tyndall: efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid.
    -Gerak Brown: gerak zig-zag partikel koloid akibat tumbukan antar partikel koloid. Sifat inilah yang membuat koloid tidak mengendap.
    -Adsorpsi: penyerapan ion pada permukaan koloid sehingga koloid menjadi bermuatan.
    -Koagulasi: penggumpalan partikel koloid karena adanya penambahan zat kimia, pengadukan, atau muatan yang berlawanan.
    -Elektroforesis: pergerakan partikel koloid bermuatan akibat adanya medan listrik.
    4. Efek Tyndall: efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid.
    5.-Ukuran partikel koloid lebih kecil (1 – 100 nm) dari suspensi (> 100).
    -Sistem koloid bersifat homogen secara makroskopis, sedangkan suspensi heterogen.
    -Sistem koloid lebih stabil, sedangkan suspensi tidak stabil.

    BalasHapus